Cara Merawat Ban Luar Pada Motor

ban luar pada motor

Sepeda motor merupakan salah satu kendaraan favorit, khususnya bagi warga perkotaan. Hal ini dikarenakan, sepeda motor bisa diandalkan untuk menembus kemacetan. Sepeda motor juga memiliki harga yang lebih terjangkau, dan konsumsi bahan bakar yang irit.Berbicara tentang sepeda motor, pasti tidak akan lepas dari komponen bernama ‘Ban’. Ban atau roda berfungsi sebagai penerus tenaga dari mesin, yang membuat sepeda motor bergerak. Secara umum pada motor terdapat ban luar dan ban dalam yang mempunyai fungsinya masing masing. Sebagai contoh ban luar pada motor mempunyai fungsi Menahan beban motor, penumpang & pengendara, dan meredam getaran ketika kendaraan menerima momen saat berjalan.

Sama halnya dengan mesin atau komponen lain, Ban juga harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jika tidak, maka Ban akan cepat habis/rusak. Selain itu, kondisi Ban yang kurang baik juga bisa berdampak pada keselamatan pengendara.

Cara Merawat Ban Sepeda Motor

Berikut adalah beberapa cara yang bisa anda coba untuk Merawat Ban Sepeda Motor.

1. Tekanan Udara

Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah tekanan udara. Pastikan untuk menggunakan tekanan udara, yang sesuai dengan ajuran pabrik. Jika tekanan udara tidak sesuai, seperti kurang angin atau kelebihan angin, akan membuat penggunaan menjadi kurang nyaman.

2. Beban Motor

Selain tekanan udara, perhatikan juga beban yang dibawa oleh sepeda motor. Membawa beban berlebih, bisa membuat Ban cepat gundul. Untuk itu, pastikan beban yang dibawa sesuai dengan ketentuan dari pabrikan sepeda motor. Saat sudah mencapai 10,000 km, disarankan untuk melakukan pengecekan secara rutin. Hal ini bertujuan, untuk mengantisipasi kerusakan pada Ban.

3. Bersihkan Ban Secara Rutin

Ban sangat rentan terkena kotoran. Baik itu tanah, lumpur, pasir, debu, dan sebagainya. Dalam jangka panjang, kotoran yang menumpuk berpotensi membuat ban rusak atau bahkan bocor. Karena itu, pastikan anda selalu membersihkan Ban secara rutin. Untuk hasil maksimal, gunakan sikat dan air sabun.

4. Hindari Parkir di Area Yang Terik

Saat memarkir kendaraan, hindari area yang terik atau terkena sinar matahari langsung. Parkir di area yang panas, bisa menyebabkan tekanan angin meningkat. Akibatnya, bisa membuat Ban sepeda motor rusak atau pecah.

5. Hindari Jalanan Berlubang

Jika memungkinkan, hindari berkendara di jalan yang rusak atau berlubang. Jalan berlubang memaksa pengendara untuk melakukan pengereman secara mendadak. Akibatnya, Ban menjadi semakin tipis karena tergerus aspal. Hal ini bisa memperpendek masa pakai Ban sepeda motor.

6. Sesuaikan Ukuran Ban

Saat membeli Ban, pastikan anda memilih ukuran yang sesuai dengan Velg. Jika Ban yang digunakan lebih besar dari Velg, akan membuat tarikan gas semakin berat, dan daya cengkram Ban menjadi kurang maksimal.

7. Gunakan Nitrogen

Penggunaan Nitrogen (N2) dapat membantu meredam panas. Nitrogen juga memiliki partikel yang lebih besar dibandingkan Oksigen (O2), hal ini bisa membantu mencegah rembesan angin pada Ban sepeda motor.
Meskipun memiliki harga yang cukup mahal, namun penggunaan Nitrogen bisa memperpanjang masa pakai Ban itu sendiri.

8. Ganti Ban (Jika Diperlukan)

Merawat Ban bukan berarti anda bisa menggunakan Ban tersebut selamanya. Jika Ban sepeda motor menunjukan tanda-tanda kerusakan, seperti permukaan yang retak atau mulai menipis, atau kembangannya sudah mulai habis maka penggantian Ban harus dilakukan.

Demikian informasi mengenai Cara Merawat Ban Sepeda Motor, semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan, jika ada pertanyaan silahkan tanyakan dikolom komentar.

Updated: January 2, 2020 — 12:20 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *